BERLIBUR merupakan kegiatan yang umumnya sangat dinantikan oleh anak-anak. Apalagi setelah mereka lelah berkutat dengan pelajaran-pelajaran di sekolah, maka liburan adalah kesempatan bagi mereka untuk bermain secara leluasa di alam terbuka atau di tempat lain yang memiliki suasana berbeda dengan lingkungan sehari-hari.
Manfaat berwisata bagi anak-anak ternyata tidak sekadar untuk menciptakan kegembiraan. Mengunjungi objek-objek wisata, diyakini dapat pula menjadi alat untuk memperluas wawasan sekaligus menumbuhkan kepedulian mereka terhadap alam sekitarnya. Tak heran, jika banyak pakar pendidikan yang berpendapat bahwa kegiatan wisata turut andil dalam membentuk karakter pribadi anak yang cerdas, sehat, tangguh, dan bermoral tinggi. Tentu saja, selama kegiatan wisata itu dilakukan dengan cara yang benar dan sehat.
Akan tetapi, berwisata bersama anak-anak bukan kegiatan yang dapat dilakukan begitu saja tanpa perencanaan dan persiapan yang matang. Kita memang dapat merasakan kebahagiaan manakala melihat anak-anak kita bergerak lincah dan bermain bebas melepas naluri kanak-kanaknya. Namun, kecenderungan untuk selalu ”bergerak” itulah yang acapkali menimbulkan risiko kecelakaan. Atau paling tidak, dapat merepotkan orangtua karena harus terus menerus mengawasi mereka.

